Berita Info

Infrastruktur di Banten Rusak, Warga Tandu Pasien Sakit Pakai Sarung

Senin 11 Februari 2019, 12:58 WIB

Infrastruktur di Banten Rusak, Warga Tandu Pasien Sakit Pakai Sarung

Sumber – detikNews
Infrastruktur di Banten Rusak, Warga Tandu Pasien Sakit Pakai SarungPasien ditandu pakai sarung saat melintasi jalan yang rusak parah di Banten. Foto: Bahtiar Rivai – detikcom
Pandeglang – Wati (37) terpaksa ditandu pakai sarung saat hendak dibawa ke rumah sakit. Akses jalan yang rusak dan berlumpur di Pandeglang, Banten, ini menyulitkan evakuasi Wati yang menderita sakit usus buntu ini.

Wati ditandu beberapa warga pada Minggu 10 Februari 2019. Dia digotong sejauh satu kilometer ke desa tetangga. Jalan yang dilalui warga itu juga tidak pernah diaspal atau dibeton.

“Karena mau dibawa (ke rumah sakit), jalan nggak bisa masuk mobil. Akhirnya pas mau menuju mobil ditandu pakai sarung,” kata Hata Suhata (34) warga setempat saat dihubungi detikcom, Pandeglang, Banten, Senin (11/2/2019).

Menurut dia, dari 30 kilometer jalan milik kabupaten, hanya 6 kilometer yang sudah tersentuh pembangunan. Sisanya, jalan masih berbentuk lumpur dan batu. Saat musim hujan, mobil kesulitan masuk ke daerahnya.

Untungnya, saat ditandu warga hanya berjalan satu kilometer. Jika curah hujan parah dan jalan semakin berlumpur, mereka katanya bisa jalan belasan kilometer.

“Kalau hujan sampai puncak, bisa jalan belasan kilometer. Jalan memang kayak bubur, dari rumah pasien betul-betul kayak bubur, mobil saja nggak bisa masuk,” katanya.

Jalan rusak dan berlumpur menyulitkan evakuasi Wati,Jalan rusak dan berlumpur menyulitkan evakuasi Wati, Foto: Bahtiar Rivai – detikcom

Menurutnya, evakuasi warga sakit menggunakan tandu di Cibitung juga sering terjadi. Daerah ini memang terisolasi akibat infrastuktur jalan yang rusak. Jadi jika ada pasien atau warga kesulitan maka mereka memanfaatkan sarung dan kayu sebagai tandu darurat.

Jalanan di daerah itu masih sedikit yang tersentuh pembangunan.Jalanan di daerah itu masih sedikit yang tersentuh pembangunan. Foto: Bahtiar Rivai – detikcom

“Kejadian kayak tadi sering. Fenomena masyarakat digotong sarung hampir lumrah di Cibitung kalau musim hujan karena jalannya jelek,” tegasnya.
(bri/aan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *